<span;>
Pringsewu Lintas Berita – Program makan bergizi gratis untuk balita di wilayah Pringsewu Utara, Kabupaten Pringsewu, Lampung para orang tua keluhkan menu yang tidak sesuai program pemerintah pusat Pasalnya, menu yang dibagikan pada Sabtu (11/4/2026) dinilai tidak layak dan jauh dari standar gizi maupun nominal anggaran yang telah ditentukan.
<span;>
<span;>Sejumlah ibu mengeluhkan menu makanan yang hanya terdiri dari tahu semur, kol,chiken dan potongan buah melon. Dengan anggaran yang disebut mencapai Rp8.000 per porsi, menu tersebut dianggap tidak mencerminkan makanan bergizi seimbang bagi balita yang sedang dalam masa pertumbuhan.
“Ibu-ibu keluhkan makan bergizi gratis yang dibagikan hari ini. Dari mulai porsi tidak sesuai nominal yang ditentukan pemerintah hingga menu makanan. Masa balita makan makanan begini, Bang,” ungkap salah satu warga dengan nada kesal.Kekecewaan ini
memunculkan pertanyaan besar terkait pengelolaan anggaran program tersebut. Warga menilai ada ketidaksesuaian antara dana yang digelontorkan dengan kualitas makanan yang diterima. Selain minim variasi, kandungan protein hewani juga dinilai tidak ada, padahal sangat penting untuk tumbuh kembang balita.
Program makan bergizi gratis sejatinya bertujuan untuk meningkatkan asupan nutrisi anak, terutama dalam upaya menekan angka stunting. Namun jika pelaksanaannya jauh dari standar, justru berpotensi menjadi formalitas belaka tanpa manfaat nyata.
<span;>Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di Pringsewu belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.
Masyarakat pun berharap ada evaluasi menyeluruh dan transparansi dalam pengelolaan program agar benar-benar tepat sasaran
<span;><span;>(feri )










