Beranda / Lampung Selatan / Suharno Kades Marga Agung Pimpin Perbaikan Tugu Tani Ikon Desa Marga Agung Pasca Laka Tunggal

Suharno Kades Marga Agung Pimpin Perbaikan Tugu Tani Ikon Desa Marga Agung Pasca Laka Tunggal

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS-Patung ikonik bersimbol Petani membawa cangkul atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tugu Tani yang menjadi ikon daripada desa Marga Agung di Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan yang sempat rusak akibat ditabrak mobil kini mulai diperbaiki,Perbaikan dilakukan cepat untuk mengembalikan estetika dan identitas desa Marga Agung yang nantinya warga desa setempat dapat kembali menikmati ikon desa mereka.Selasa.(28/4/2026)

Kegiatan perbaikan ikon desa Marga Agung yaitu Tugu Tani pada hari ini di pimpin langsung oleh Suharno selaku Kepala desa Marga Agung bersama Sertu Doni Hermanto, anggota Babinsa Koramil 421-09/TJB dan para sesepuh desa Marga Agung.

Saat memberikan keterangnya Suharno selaku Kepala desa Marga Agung menjelaskan proses perbaikan icon daripada desa Marga Agung yaitu Tugu Tani yang terletak di jalan poros penghubung atau jalan lintas menuju desa lainya khususnya di kecamatan Jati Agung.

Untuk kegiatan hari ini yaitu pengangkatan patung Tugu Tani desa Marga Agung, yang mana patung tersebut sudah menjadi ikon desa Marga Agung dan juga menjadi simbol dari warga ataupun diseputaran kecamatan Jati Agung untuk menandakan bahwa Tugu Tani itu masuk kedalam wilayah Jati Agung khususnya desa Marga Agung.Jelas Suharno.

Pada hari ini dilakukan pengangkatan Tugu Patung Tani yang akan direnovasi untuk tiang daripada dudukan patung Tugu Tani yang nanti akan didesain sedemikian rupa baik kekuatannya, keindahan dan segi bentuknya.

Kejadian sebelumnya daripada ikon Tugu Tani jadi rusak dan jadi miring itu terjadi laka tunggal yang disitu ada kendaraan jenis mobil pribadi menabraknya mungkin pengemudi mobil itu kelelahan kemudian pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan sehingga menabrak daripada tiang penyangga Tugu Tani sehingga Tugu Tani tiangnya patah dan terjadi kemiringan sekitar 60% dan ini sudah sangat mengkhawatirkan untuk pengguna jalan manakala ada getaran bisa mengakibatkan rubuhnya patung Tugu Tani, Alhamdulilah pengemudi yang menabrak ikon dari desa Marga Agung bertanggung jawab atas kerusakan daripada patung atau ikon Tugu Tani yang telah ditabraknya.

Jadi untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan yang bisa menimpa bagi pengendara yang melintas kami selaku Pemerintah desa Marga Agung jati beserta masyarakat bekerjasama untuk bisa mengangkat patung Tugu Tani dan merenovasi tiang penyangga yang rusak pasca kejadian laka tunggal. Tutup Suharno.(Ronald)

Tag: