Beranda / Entertainment / Kabupaten Pringsewu / Plat Beton P3-TGAI di Pasir Ukir  Asal Jadi, Diremas Tangan Langsung Hancur

Plat Beton P3-TGAI di Pasir Ukir  Asal Jadi, Diremas Tangan Langsung Hancur

PRINGSEWU — Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Dusun 4, Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menuai sorotan. Program yang seharusnya memperbaiki dan meningkatkan jaringan irigasi tersier untuk memperlancar distribusi air ke lahan pertanian warga justru diduga menyisakan persoalan pada kualitas material.

‎Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah plat beton precast yang dibuat dalam kegiatan tersebut tampak mengalami kerusakan dan pecah. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai mutu campuran beton dan proses pengerjaannya.

Yang lebih mengkhawatirkan, material plat beton yang telah dibuat disebut sangat rapuh. Bahkan, bagian beton yang pecah disebut dapat diremas menggunakan tangan hingga hancur menjadi butiran seperti debu.

Dengan anggaran yang mencapai Rp195 juta, kondisi tersebut tentu patut mendapat perhatian dan pemeriksaan. Sebab, kualitas konstruksi irigasi berkaitan langsung dengan ketahanan bangunan serta keberlanjutan manfaat program bagi petani.
<span;>‎Seorang warga yang berada di sekitar lokasi pembuatan plat beton mengungkapkan dugaan penyebab rapuhnya material tersebut.

‎“Iya, Pak, itu pasir semua. Makanya kesenggol sedikit juga langsung pecah,” ungkap warga.

Jangan sampai anggaran Rp195 juta hanya menghasilkan konstruksi yang rapuh dan berumur pendek. Program yang seharusnya memperkuat irigasi dan membantu petani justru berpotensi menjadi pemborosan apabila hasil pekerjaannya tidak sesuai standar.

Publik menunggu penjelasan pihak pelaksana dan instansi terkait mengenai spesifikasi teknis, volume pekerjaan, sumber material, serta hasil pemeriksaan mutu plat beton P3-TGAI di Dusun 4 Pasir Ukir tersebu

Tinggalkan Balasan